Sabtu, 23 Januari 2016

WE ARE NOT HERE ( Part II )



Kami pusing bukan main, Oppnents of God adalah kelompok yang cerdik setiap kali mereka beraksi tak ada satupun jejak yang mereka tinggalkan melainkan korban yang sudah tak bernyawa tergeletak dilantai. Hans pun terpikir oleh sebuah acara pentas musik yang diselenggarakan besok di Senayan pintu timur dan kami pun mempunyai satu pikiran yakni bahwa kelompok itu akan berada disitu.

      Esok nya kami mempersiapkan peralatan kami,Hans dengan peralatan elektronika nya dan si Nat dengan samurai beracun impor yang baru dibeli dari IlegMark yaitu toko yang memperjualkan barang illegal sedangkan Jors hanya diam dan menatap pistol nya. Setelah mereka selesai menyiapkan semua peralatan dan menuju ke pintu timur senayan.Seperti biasa kami beraksi di kerumunan orang dan memakai seragam biasa dan Hans dimobil dengan tugas nya.

       Lebih dari satu jam kami berkeliling tetapi kelompok yang kami cari tidak ada dan kami pun tetap mencari nya tetapi Nat berpindah lokasi dia mencari di parkiran. Hans Menumakan hal yang aneh G-Maps nya,“BOOM” teriak Hans kegirangan karena dia menemukan aktivitas kelompok itu sedang menentukan titik pem-boman di tempat itu. Hans pun memberitahu kami dan kami pun menuju titik pusat aktivitas itu berlangsung tetapi pas kami sudah sampai tidak ada orang ataupun jejak orang abis berkumpul dan kami semua pun binggung.

   Suara bom pun terdengar di 3 lokasi,yakni di toilet pria dan wanita,di panggung,di parkiran. kami pun menyebar ke tempat masing masing lokasi bom meledak tapi untung saja tidak ada korban yang terkena ataupun terluka. Kami pun mengecek barang atau alat atau yang lain untuk di jadikan petunjuk selanjutnya sebelum polisi datang ke tempat lokasi.

    Hans pun mendapati sebuah robekan baju dan aneh nya kenapa robekan itu tidak terbakar dan dia juga mendapati sebuah bekas puntung rokok sedangkan Jors menemukan sebuah cup coffe dan sebuah topi terbakar,Si Nat tidak menemukan apa apa tapi dia mendapat informasi bahwa ada orang aneh terburu buru dengan mobil mobilio berwarna biru  dan ber plat “ B 05 TON”


 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~TO BE CONTINUE~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jumat, 22 Januari 2016

We Are Not Here


Ada 3 sahabat yang selalu bersama sama dalam duka maupun suka,mereka seperti keluarga bahkan melebihi keluarga dan mereka bernama Jors,Hans,Nat. Jors adalah bocah yang hidupnya selalu belajar dan belajar dari SD sampai SMP kelas 2 dan dia paling muda diantara mereka sedangkan Hans berbanding terbalik dengan Jors,dia selalu bermain main dan tidak suka belajar tetapi kepintarannya di atas rata rata dan yang terakhir adalah Nat,bocah yang paling tua diantara kami dan dia menyukai berbau bau kungfu. Walaupun kami mempunyai perbedaan kami juga memiliki kesamaan yaitu lahir dari latar belakang keluarga yang bermasalah.

   Kami pun memasuki masa SMA yang kata orang masa dimana suratan cerita banyak tertulis dimasa itu. Kami berbeda – beda sekolah dan kami terkenal disekolah kami..eh tapi bukan terkenal karena prestasi melainkan kreasi seperti mencoret coret toilet sekolah kami masing masing dan bukan cuma itu kami pun membuat grafiti di mobil guru- guru yang kami benci atau nama lainnya guru killer. Semua kasus demi kasus telah tercatat di buku indah yang bersampulkan plastik dan berlabel “ BUKU KASUS “ yang tertata rapi di meja ruang BK.

    Tahun berganti tahun kami pun semua lulus dan cerita indah kami berakhir beserta buku indah bersampulkan label itu dan kami pun meneruskan ke universitas,tanpa disangka kami satu jurusan yaitu kriminologi,universitas bahkan satu kelas. Agak muak melihat wajah mereka tetapi bercampur rindu tapi apaboleh buat. Kami selalu menduduki peringkat 1,2 bahkan 3 tetapi kami tidak pernah peringkat 4 kebawah sehingga kami ditarik BIN ( Badan Intiligent Negara ) dan kuliah kami berakhir di semester 3.

   5 bulan kemudian indonesia digegerkan oleh terror bom yang terjadi pada siang hari,semua angkatan bersenjata di turunkan dan sampai 3 hari masalah ini belum selesai sehingga meminta bantuan pada BIN dan kami diturunkan untuk menyelesaikan masalah ini. Sesampai nya di tempat kejadian kami langsung mencari tempat yang aman untuk  menyusun rencana tanpa diketahui semua orang ditempat kejadian itu. Hans pun menemukan tempat nya dan langsung mengeluarkan laptop special nya dan kami berdua menyebar di kalangan masyarakat dan bertemu dititik belakang gedung.Kami akhirnya sampai di belakang gedung dan Hans pun berhasil masuk aksses gedung sehingga gedung itu dikuasi Hans. Singkat cerita kami pun berhasil menangkap 3/20 dari mereka. Ternyata mereka adalah “ OPPNENTS OF GOD “ yaitu kelompok yang elit dan burunon semua negara di dunia tetapi satupun tidak ada yang berhasil menangkap mereka.


     Kami pun membawa 3 tersangka itu kekantor dan kami pun dipanggil oleh atasan kami.Singkat pembicaraan kami disuruh menangkap kelompok tersebut sampai semua anggota nya tertangkap dan diusahakan jangan ada korban dan membawa mereka hidup hidup untuk di eksekusi mati.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~To Be Continue~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~